Pengantar NoSQL

MAKALAH

PENGANTAR NOSQL

Disusun Oleh :

Nama : Rahmat Burhanudin

Kelas : 4IA10

NPM : 58414797

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Generasi terbaru dari perangkat lunak internet sangat tergantung pada penggunaan sistem basis data. Kenyataanya untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan operasi, pengembang dapat merelaksasikan beberapa aturan ketat yang ada pada RDBMS seperti consistency dan atomicity. Sebagai realisasinya jenis basis data baru telah diperkenalkan beberapa tahun lalu yang dikenal dengan NoSQL (singkatan dari Not-Only-SQL). NoSQL ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1998 oleh Carlo Strozzi. Pada tahun 2009, Eric Evans memperkenalkan kembali NoSQL. Beberapa aplikasi berbasis web yang telah menerapkan penggunaan NoSQL diantaranya adalah Google dengan BigTable, Amazon dengan Dynamo, dan Facebook dengan Cassandra dan Hadoop. Sesuai kepanjangannya NoSQL tidak menggunakan sintaks SQL untuk memyimpan data. NoSQL tidak memerkulakan tabel yang tetap seperti relation database.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa itu NoSQL?
  2. Apa Kelebihan NoSQL?
  3. Apa saja software yang NoSQL
  4. Perusahaan apa saja yang sudah menggunakan NoSQL?

1.3 Tujuan Penulisan

  1. Untuk mengetahui pengertian NoSQL
  2. Mampu menjelaskan kelebihan NoSQL
  3. Mampu menyebutkan software NoSQL
  4. Untuk mengetahui perusahaan mana saja yang sudah menggunakan NoSQL

 

BAB II
PEMBAHASAN

2.1          Pengertian NoSQL

NoSQL adalah istilah yang dikenal dalam teknologi komputasi untuk merujuk kepada kelas yang luas dari sistem manajemen basis data yang di identifikasikan dengan tidak mematuhi aturan pada model sistem manajemen basis data relasional yang banyak digunakan. NoSQL tidak dibangun terutama dengan table dan umumnya tidak menggunakan SQL untuk memanipulasi data, sehingga sering ditafsirkan sebagai “tidak hanya SQL”.

2.2          Kelebihan NoSQL

  1. NoSQL bisa menampung data yang terstruktur, semi terstruktur dan tidak terstuktur secara efesien dalam skala besar (big data/cloud).
  2. Menggunakan OOP dalam pengaksesan atau manipulasi datanya.
  3. NoSQL tidak mengenal schema tabel yang kaku dengan format data yang kaku. NoSQL sangat cocok untuk data yang tidak terstruktur, istilah singkat untuk fitur ini adalah Dynamic Schema.
  4. Autosharding, istilah sederhananya, jika database noSQL di jalankandi cluster server (multiple server) maka data akan tersebar secara otomatis dan merata keseluruh server.

2.3          Software NoSQL

Ada banyak software NoSQL, yaitu

  1. MongoDB merupakan basis data yang paling populer diantara basis data NoSQL lainnya. Hal ini dikarenakan pemasangan maupun penggunaan mongoDB tidaklah sulit atau merepotkan penggunanya. Selain itu mongoDB juga merupakan salah satu basis data yang open source sehingga pengembangan mongoDB sendiri cukup pesat karena setiap orang bisa berpartisipasi untuk mengembangkannya. MongoDB merupakan basis data NoSQL yang document based. Ia menyimpan data-datanya dalam suatu dokumen JSON yang disebut BSON (Binary JSON). Dikembangkan sejak tahun 2009, mongoDB sekarang telah mendukung hampir semua bahasa pemrograman untuk dapat berinteraksi dengan mongoDB. Tak hanya bahasa pemrograman, beragam framework terkenal pun sudah dapat menggunakan mongoDB untuk menyimpan datanya sehingga kita tidak akan kesulitan untuk mengintegrasikan aplikasi yang kita buat dengan basis data ini.

  1. Apache CouchDB, biasa disebut dengan CouchDB saja, merupakan basis data NoSQL yang dikembangkan oleh Apache. CouchDB lebih dulu muncul jauh sebelum mongoDB yaitu pada tahun 2005. CouchDB tidak menyimpan datanya dalam tabel melainkan dalam dokumen seperti halnya mongoDB. Basis data ini juga merupakan proyek open source serta dikembangkan dalam bahasa pemrograman Erlang oleh karena itu kita bisa ikut berkontribusi dalam pengembangan CouchDB agar basis data ini lebih baik.

  1. Cassandra merupakan sebuah sistem penyimpanan data terdistribusi untuk menangani jumlah data yang sangat besar dan terstruktur. Cassandra juga dikembangkan Apache, pengembang yang sama untuk basis data CouchDB. Kemampuan Cassandra dalam menyimpan data dengan jumlah yang sangat besar tidak diragukan lagi, puluhan perusahaan besar telah mempercayakan Cassandra sebagai salah satu penunjang kerja mereka.

  1. Redis merupakan basis data berbasis key-value paling populer menurut situs DB-Engines.com. Redis merupakan singkatan dari REmote DIctionary Server. Basis data ini dikembangkan oleh Salvatore Sanfilippo pada tahun 2009 dan ditulis dalam bahasa C. Redis banyak dipilih karena memiliki fitur in-memory, networked, dan durabilitas tinggi.

 

2.4          Perusahaan yang menggunakan NoSQL

Sudah banyak perusahaan besar yang menggunakan NoSQL dikarenakan lebih powerfull untuk data yang sangat besar. Contoh perusahaan yang sudah mengggunakan NoSQL adalah Facebook, Digg, IBM, Reddit, Rackspace, Apple, Twitter dan lain – lain.

 

 

 

BAB III

PENUTUP

3.1          Kesimpulan

NoSQL merupakan teknologi baru yang sangat powerfull yang memiliki kelebihan menampung data yang besar yang tidak terstruktur, tidak memerlukan schema tabel, dan autosharding. NoSQL sudah banyak digunakan perusahaan –perusahaan besar seperti facebook dikarenakan sangat baik.

3.2          Saran

Makalah ini dapat menjadi referensi dalam mengetahui NoSQL. Penulis juga membutuhkan saran serta kritik yang dapat membuat makalah ini lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA

http://sixskies.com/imgs/files/research/file_CCE9CE479484DE6C0C7094E7D02935AB.pdf

https://spring.io/understanding/NoSQL

Pengantar Database NoSQL dan MongoDB

Rahmat Burhanudin

Sharing is caring. Ada pertanyaan? silahkan komentar atau email ke rahmat@mamat.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *